Skip to content

Panorama Kawah Putih, Ciwidey (Kabupaten Bandung, Indonesia)

April 17, 2009

foto_panorama

SELAMAT DATANG DI KAWAH PUTIH!

Beberapa detik lagi teman-teman akan melihat pemandangan kawah putih dari dekat. Amat dekat. Memang tidak salah jika beberapa teman saya berkomentar bahwa,

“harus ke kawah putih, put! Indah bangeeeettt…”.

Pengakuan-pengakuan yang membuat saya penasaran! Sungguh!

Berikut adalah sebagian kecil koleksi foto-foto saya di kawah putih. Dua kali saya ke kawah putih. Pertama pada hari Jum’at, 29 Agustus 2008, bersama Vna. Kira-kira satu bulan sebelum sidang Tugas Akhir. (refreshing dulu..) Pengalaman kedua pada tanggal 6 Oktober 2008. Bersama adik saya, Ihsan. Ketika Ihsan sedang liburan semester. Dua minggu sebelum wisuda S1 saya. Karena itu saya bagi foto-foto ini menjadi dua bagian menurut tanggal pengambilan gambarnya. Karena beda waktu, beda kondisi, beda hasil foto. Terkadang terang, terkadang kabut menyelimut.

Selamat menikmati “secuplik” kebesaran Allah!

I. Jum’at, 29 Agustus 2008, bersama Vna

Berangkat sekitar jam 10.30. Maunya berangkat pagi-pagi. Tapi apa daya, vna ada kuliah sampai jam 09.00 dan beberapa urusan lain. Sampai-sampai vna SMS, “mba, jadi pergi ngga?”. Sontak saya membalas dengan agak gregetan, “insyaAllah jadi! khan nunggu kamu, Vna!”

Berangkatlah kami. Dua makhluk yang belum pernah ke kawah putih. Modal semangat, motor dan kamera Nikon pinjaman, serta sepotong informasi mengenai jalur yang perlu diambil. Brum.. brum.. kami berangkat!

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Perjalanan cukup lama, sekitar 1,5jam  (dari BojongSoang, Dayeuhkolot). Padahal sudah dikebut (vna style, seperti biasa). Naik-turun tanjakan. Tanya sana-sini, kanan-kiri, depan-belakang. Setelah saling bertanya, “bener ngga ya, lewat sini mba?”, “kok belum ada tanda-tanda ya,Vna..”

Akhirnya kami menemukan gapura yang dinanti-nanti. Selamat datang di Kawah Putih!

Gapura Selamat Datang

Selamat Datang di Kawah Putih!

Karena lelahnya. Kami istirahat dulu di rerumputan sekitar tugu ini. Minum air putih. Makan roti. Lalu lanjut shalat dzuhur di mushola. Airnya dingiiinn.. Udaranya sejuk dan segar (hmmm..)

Sebelum naik ke atas, sebentar kami menyempatkan mengunjungi pondokan di sisi kiri pintu masuk. Lalu melakukan sebuah aktivitas berikut :

Bebersih Kawah Putih

Bebersih Kawah Putih

Setelah beberapa menit photo-session (untuk kebaikan umat, maka tidak dipublikasikan disini. Hehe..) dan merasa dianggap aneh oleh orang-orang yang lewat, akhirnya kami membulatkan tekad untuk lanjut mendaki menuju tujuan akhir. Tancap..

Siap-siap Mendaki (lagi!)

Siap-siap Mendaki (lagi!)

Makin ke atas, suhu udara semakin dingin. Disisi kanan-kiri jalan dipenuhi pepohonan. Beberapa kali kami bertemu dengan sekelompok warga yang sedang melepas lelah selepas bekerja mencari kayu bakar. Saling menyapa pun terjadi. Dan ketika video diarahkan kepada para warga, senyum mereka pun mengembang. Betapa bersahabat.

Sekitar 20 menit, setelah menapaki jalan mendaki yang meliuk-liuk, kami pun sampai di parkiran kawah putih. Hh.. udara mulai terasa aneh. Ada bau yang nyinyir. Mungkinkah ini bau belerang kawah putih? Napas kami pun mulai mengeluarkan asap-putih karena dinginnya.

Kondisi saat itu sepi. Maklumlah, bukan hari libur. Dan saya sarankan teman-teman datang ke kawah putih ketika bukan-hari-libur. Supaya bisa lebih leluasa merasakan keindahan alamnya.

Sepinya..

Sepinya..

Tempat perbelanjaan pun banyak yang tutup

Tempat perbelanjaan pun banyak yang tutup

Setelah motor diparkir dengan aman. Maka kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. (cuma 5 menit)

Menuju Lokasi Kawah

Menuju Lokasi Kawah

Di ujung tangga ini ternyata ada sebuah pelataran. Berikut ini fotonya :

Matahari tertutup awan.

Gelap! Ketika matahari tertutup awan. Sebentaarrr lagi sampai! Beberapa detik lagi!

Di sisi kanan pelataran ada sekelompok besar pepohonan yang (menurut kami) menakutkan. Akarnya yang menonjol di atas tanah, batangnya yang kecil, berwarna tua, mengingatkan kami akan latar belakang film-film horor. Namun begitu, walau menakutkan, justru menjadi tempat yang menarik untuk dijadikan latar foto.

Pepohonan yang turus. Membawa kesan mencekam.

Pepohonan yang turus. Membawa kesan mencekam.

Tidak kami sangka. Ternyata dari atas sini, kami bisa menengok “rupa” kawah putih! Vna pun bersorak,

“Subhanallah, mba.. Indah bangeeettt!!!”

Tabir itu pun tersingkap! Inilah kawah putih yang fenomenal.

Tabir itu pun tersingkap! Inilah kawah putih yang fenomenal.

Dan uap dari kawah itu pun terasa dekat sekali. Ingin rasanya menangkap dan menyimpannya sebagai kenangan.

Terasa begitu dekat. Ingin kami raih.

Terasa begitu dekat. Ingin kami raih.

Cukup sudah bermain-mainnya. Kami pun mulai tidak sabar untuk segera menjemput kebesaran Allah SWT! Ayo kita turunnnnn !!!

Kawah putih pun menyambut kami!

Kawah putih pun menyambut kami!

Disambut Alunan Kecapi.

Alunan kecapi dengan nuansa musik Sunda pun membuat suasana semakin dramatis.

Dan dua anak manusia yang takjub dengan kebesaran Tuhan-Nya pun tidak sanggup menahan ekspresi “ke-takjub-an” mereka.

Subhanallah.. Alhamdulillah.. Senangnya..

Subhanallah.. walhamdulillah..

Ketika kami datang, ternyata merupakan saat dimana uap kwah itu semakin menjadi. Alhamdulillah, Allah menyuguhkan pemandangan yang terbaik bagi kami. Lihatlah kawah itu, teman..

Apa lagi yang dapat terucap selain, "Subhanallah.."?

Aduhai, apa lagi yang dapat terucap selain, "Subhanallah.."?

Ya Rabb, pantaskan diri ini berkeluh-kesah? Sedang nikmat-Mu begitu berlimpah.

Tersungkur hati ini ditengah kebesaran-Nya. Saya jadi teringat ayat yang 31 kali Allah ulangi  dalam Al-Qur’an pada surat Ar-Rahman :

Maka nikmat Tuhan-Mu yang manakah yang kamu dustakan?

Alhamdulillah.. Senangnya..

Alhamdulillah.. Senangnya..

Lumayan.. lumayan narsis!

Lumayanlah.. (lumayan narsis!)

Setelah lelah photo-session (sepertinya memang tidak berbakat jadi artis, apalagi model! Bagus-bagus.. Alhamdulillah..). Kami pun duduk menikmati pemandangan. Ditengah aroma belerang, kami makan roti yang sudah dibawa dari kostan dan minum air putih. (Haus!)

Berhenti sejenak dari segala kesibukan dunia

Berhenti sejenak dari segala kesibukan dunia. (Salah satu foto favorit saya. Profil FaceBook saya diambil dari sini.)

Berhenti sejenak dari segala kesibukan dunia dengan berada di tengah alam. Momentum yang amat bermakna bagi saya. Termasuk momen yang amat saya sukai dalam hidup saya. Mendekat dengan alam.. Mendekat dengan Allah SWT..

Melepas segala penat dari segala masalah dan kejenuhan. Re-fresh! Memulihkan energi. Agar bisa kembali tampil prima dalam menjalankan aktivitas dan amanah. InsyaAllah.

Ayah dan Anaknya (Warga Jepang/China/Korea?)

Ayah dan Anaknya (Warga Jepang/China/Korea?)

Jadi pilihan untuk foto-foto pre-wedding.

Jadi pilihan untuk foto-foto pre-wedding.

Ternyata inilah sejarah awal-mula kawah putih :

Pabrik Belerang Kawah Putih

Pabrik Belerang Kawah Putih

Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00. Langit semakin mendung. Adzan pun berkumandang. Waktunya “menghadap” Allah, waktunya shalat. (dan hujan pun mulai merintik..)

Di atas juga ada mushola.

Di atas juga ada mushola.

Seusai shalat, sembari menunggu hujan mereda, kami membeli oleh-oleh.

Mau beli oleh-oleh?

Mau beli oleh-oleh?

Ketika hujan mereda, sekitar pukul 16.30, barulah kami menyusuri jalan pulang. Waktu tempuh sekitar 2 jam. Lebih lama karena jalanan basah. Jadi vna harus lebih berhati-hati (melambat). Selama perjalanan, karena lelahnya saya pun sempat terlelap ketika dibonceng.

Sampai kostan jam 18.30. Dengan badan yang pegal-pegal, vna pun segera kembali ke asrama putri. (Saya saja pegal-pegal, apalagi pengemudinya ya..) Di kostan saya, vna cuma numpang mengosongkan isi tasnya dari barang-barang punya saya. Mau shalat maghrib di asrama saja, cena.. (cena = “katanya” dalam bahasa Sunda)

Alhamdulillah.. Lelah. Tapi puas. Rasa penasaran pun terbayarkan. Rencana yang sudah diagendakan beberapa bulan sebelumnya ini pun dapat berlangsung. Walau tidak lama berada di sekitar kawah, tapi cukuplah untuk meresapi kembali kebesaran Allah SWT. Dan benarlah suatu frase :

Seeing is believing.

II. 6 Oktober 2008, Bersama Ihsan.

Pengalaman keduaku ke kawah putih adalah ketika Ihsan liburan semester di BDG. Kembali dengan modal motor dan camera digital pinjaman kami berangkat dari kostan sekitar jam 8 pagi. Di DayauhKolot sarapan nasi uduk terlebih dahulu.

Kemudian melanjutkan perjalanan. Dengan modal pengalaman pernah ke kawah putih dengan motor bersama vna, saya pun memberanikan diri untuk mengajak Ihsan. Walau sempat nyasar 20 menit ke jalur Pangalengan (hehehe..), akhirnya kami tiba di kawah putih dua jam kemudian.

Karena hari libur sekolah maka jalur perjalanan ke kawah putih pun ramai. Tentunya banyak yang juga berkeinginan menghabiskan waktu bersama keluarga di tempat wisata daerah Ciwidey. Entah itu kawah putih, situ patengang, taman strowberri, ataupun pemandian air panas.

Sesampainya di parkiran kawah putih, saya dan Ihsan lalu beristirahat sejenak di warung makan untuk membeli minuman yang segarrrr..

Nyumm.. Nyum..

Nyumm.. Nyum..

Lalu kami pun segera beranjak ke lokasi kawah.

Selamat datang (lagi!)

Selamat datang (lagi!)

Kali ini kawah putih ramai! Namun begitu, pemain kecapi tidak menunjukkan batang hidungnya. Tidak hanya turis domestik yang datang. Turis asing pun banyak yang mengunjungi kawah putih.

Hoho.. Agak ramai rupanya

Hoho.. Agak ramai rupanya

Dilarah membuang sampah sembarangan. Dilarang corat-coret (vandalisme). Dan perhatikan barang bawaan anda. (ups! maksudnya anak anda)

Papan Peringatan!

Papan Peringatan!

Kondisi cuaca hari ini berbeda jauh dengan terakhir kali saya kesini dengan vna. Kali ini terik. Namun angin kencang menerpa. Maka dari itu kami tetap mengenakan jaket. (khawatir masuk angin)

Silau. Terik. Namun angin menerpa kencang.

Silau. Terik. Namun angin menerpa kencang.

Disuruh gaya, malah begini maunya si Ihsan.. Ya wes lah, it’s his style.

Kamu mikirin apa sih, san?

Kamu mikirin apa sih, san?

Ihsan penasaran ingin memegang air belerangnya. Namun saya ragu-ragu, apakah boleh dipegang?

Ihsan di tengah lautan pasir belerang.

Ihsan di tengah lautan pasir belerang.

Benakku, “Duh.. si Ihsan ngapain sih, disana?” Lalu saya berseru, “San.. ke sini cepetan!” Dan Ihsan pun berlari..

Ihsan sedang berlari. Kok seperti burung yang hendak terbang ya? Hekeke..

Ihsan sedang berlari. Kok seperti burung yang hendak terbang ya? Hekeke..

Kami berdua kelelahan. Karena sehari sebelumnya kami juga baru saja jalan-jalan ke Lembang-Maribaya-Dago Pakar. (huff.. tarik napas) Maka Ihsan pun begitu rewel ketika berada di kawasan kawah. Kalimat yang sering kali ia ulangi, “mana nih, kak? cuma ini aja? ngga ada yang lain apa?” Dan ajakan, “pulang yuk, kak. Bosen nih.”

Uhh… rewel banget sih!

Ditengah-tengah rasa sebal karena kerewelannya, saya masih ingin mengusahakan ada foto bersama. Karena sedari awal kami belum sempat foto bersama dengan berlatar belakang kawah putih. Akhirnya saya pun minta tolong orang lain untuk memotret kami berdua. Awalnya Ihsan sangat tidak antusias. Namun saya tidak peduli. Karena saya yakin bahwa perlu ada dokumentasi kami berdua disini.

Setelah dilihat-lihat kembali hasil fotonya, ternyata senyum Ihsan lebar juga. Saya kira Ihsan bakal merengut. Dan ternyata kami berdua memang banyak kemiripan.

Beberapa komentar pengurus asrama putri tentang kami berdua adalah : Febri bilang, “ihsan itu versi cowoknya mba pu..” dan di-iya-kan oleh Kania. Kania pun ketika pertama kali melihat cara Ihsan berjalan langsung berkomentar, “ih, mirip banget cara jalannya dengan mba pu

Tersenyumlah!

Tersenyumlah! Karena hari ini begitu indah. Dan masa depan menanti kita.

Foto terakhir ini yang menjadi favorit saya. Dan foto ini pun saya jadikan latar belakang desktop komputer saya.

Ternyata, walaupun Ihsan mengeluh betapa bosan di kawah putih, ketika kembali ke BDG pada saat pemilu legislatif 2009. Dan saya menanyakan kepadanya, “Di BDG mau jalan-jalan kemana nih, san?” Yang pertama kali keluar dari mulutnya adalah,

“ke kawah putih lagi aja, kak!”

Hehe.. ternyata kawah putih begitu berkesan baginya.

Bagaimana dengan teman-teman? Sudahkah ke kawah putih?

———————

TERTARIK UNTUK PASANG IKLAN DI BLOG INI?

Buka halaman berikut : Klik disini.

———————

About these ads
61 Komentar leave one →
  1. April 18, 2009 05:01

    heuheu..pengen ding,,, minta alamatnya mba..??!!hehehe..dingin bgt kali ya?

    • April 18, 2009 05:04

      Bbrrrrr…
      Memang dingin. Tapi masih ada yang lebih dingin.

  2. April 18, 2009 06:11

    waha, kamera nya kurang.

    btw, itu ada mushallah kan, di tempat imamnya ada kaca kecil gitu kan?
    nah, coba liat stiker apa yg nempel di kaca itu (kalo masih ada)… heuheuheu

    • April 18, 2009 10:49

      Ehm.. ehm.. Master fotografi “turun gunung” nih.
      Iya, saya masih perlu banyak belajar. Ajarin dong, diq. (sekalian pinjam kameranya. hehe..)
      Belum punya kamera sendiri sih, jadinya susah kalau mau belajar.

      • April 25, 2009 14:08

        belajar pake strategi BOCOL, dulu saya pake strategi ini…

        Berani Optimis, Camera Orang Lain..

        jadi ingat sempat gnejual laptop karena rusakin camera orang :(

      • April 26, 2009 10:36

        @SHiddieq
        Kalau belajar naik motor : belum jatuh, belum bisa.
        Kalau belajar fotografi : belum ngerusakin kamera, belum bisa. (??!)

  3. dessy (eci) permalink
    April 18, 2009 06:29

    subhanallah… saya jadi iri pengen kesana juga, mudah2an ada waktu,rejeki n izin dari Allah jadi saya jg bisa menikmati keindahannya. siapa tau mba bisa nemenin n qta jadi bisa jadi saudara dech.

    • April 18, 2009 10:49

      amin.. amin.. ;)

  4. April 18, 2009 12:58

    Ya Allah, plis deh mba, masa di publish.. HWaHa..

    Tapi ga pa2 lah, mba… Boleh2, menjadi “KEnAnGaN TeRinDaH” di bAnDung bersamamu..Hwehe

    • April 18, 2009 13:55

      Hehehe.. BiaRrr… Biar dunia tahu..
      Iyalah! Ini kan SALAH SATU “kenangan terindah” bersamamu. ;)
      Mau buat kenangan lagi ngga? (TUING! muncul ide)

  5. April 18, 2009 13:15

    keren yah.. jadi kepengen ke sana.. ada yg mau jadi guide gratisan ? hihi

    • April 18, 2009 13:57

      Hari gini nyari gratisan, Ma? Susah, euy..

  6. bendol permalink
    April 20, 2009 06:00

    emang itu karena mataku apa ya mbak putri???sedikit blurrr hehehe.pernah lewati malam di sekitar kawah putih dari malam sampai pagi gak mbak?aku pernah seminggu hanya dengan sendal,kemeja kumal,celana pendek,sepatu butut.ternyata dingin banget untung gak kena hipotermia hehehehe

    • April 20, 2009 19:48

      coba matanya dikucek2 dulu. Kalau masih blur, berarti memang fotonya yang salah. Hehe.. Maklumlah, masih belajar pake kamera dan foto-foto diatas belum sempat di-edit menggunakan Photoshop CS2.

  7. April 22, 2009 09:50

    udah dunkz….

    tiga kali malah
    terancam akan ke-empat kalinya kesana
    *klo rame-rame apa boleh buat :D

  8. rahma permalink
    April 29, 2009 01:40

    yuhuuuu…
    q pnh ciwide, tp g nyampe ke kawah putihnya
    sampe danau apa yah???
    eits..lupa namanya
    pokoknya mah keren pisan
    boleh tuh kapan2 kalo pas maen k bandung disempetin ke sana

    • April 29, 2009 13:21

      mungkinkah yang rahma maksud adalah situ (danau) patengang?

  9. saidah permalink
    Mei 3, 2009 14:07

    wah put…..!
    aku juga pengen balik lagi kesana…!

    tempatnya subhanallah, walaupun ke bandung gak niat ke kawah putih tapi karena nyasar wktu perjalananan jadi pengen balik lagi…( ternyata nyasarnya ditempat yag tepat) ^_^

    • Mei 3, 2009 14:13

      hehe..
      iya, ndah.
      kamu tersasar di tempat yang TEPAT!
      Alhamdulillah ya, bisa nyasar ke kawah putih…^^

  10. bendoel permalink
    Mei 5, 2009 08:08

    kalo aku kucek2 malah jadi smakin blur mbak kekekekekekek.lokasi soting kuntilanak 3 di skitar situ (kawah putih) kaoo tentang cinta di danau juga di pengalengan(rumah belanda)

    • Mei 11, 2009 13:13

      wah, mungkin bendoel terlalu banyak mengucek mata..^^

  11. Yulianto Basuki permalink
    Mei 28, 2009 19:20

    Assalamualaikum Wr Wb .

    Saya sangat terkesan dengan kalimat :

    “Ya Rabb, pantaskan diri ini berkeluh-kesah?
    Sedang nikmat-Mu begitu berlimpah.”

    Ya Allah . . , betapa telah Engkau tunjukkan , tentang seorang hamba yang Mencintai-Mu , dan Insya Allah Engkau Cintai pula . Amien .

    • Mei 28, 2009 22:00

      Wassalamu’alaikum wr wb,
      Amin.
      Semoga kita termasuk dalam golongan hamba-hamba yang dicintai-Nya.^^

  12. Oktober 22, 2009 06:16

    subhanallah sungguh pemandangan langka, bener2 luar biasa, saya mesti datang ke kawah putih ciwidey bandung …. hmmmmm

    • Oktober 22, 2009 12:40

      Sip.
      Jangan lupa oleh-olehnya ya. :D

  13. bayu indra permalink
    Desember 11, 2009 07:50

    saya mau nanya.
    klo ke kawah putih,bisa naek bus ga?
    klo saya dah naek bus,ke kawah putih nya bisa naek bus juga ga tanpa sewa mobil?
    masuk tiket ke kawah putih na brp harga pasti na?
    mksh.

    • Desember 11, 2009 15:43

      Bisa. Tapi saya tidak tahu naik bus apa.
      Di kawah putih nanti disediakan mobil kecil yang mengantar dari pintu masuk ke kawah putih. Tapi angkutan tersebut baru akan jalan setelah penuh. Dan harus bayar. Saya tidak tahu berapa biayanya.
      Masuk ke kawah putih, kalau saya tidak salah ingat, 20.000.

      • Tissya permalink
        Januari 26, 2010 06:38

        InsyaAllah Mw ke Kawah putih akhir bln ini, tp Klw lg musim ujan gini rada2 parno ngelewatin jurang2,,,, ada saran g ya, baiknya gmn??

  14. Desember 14, 2009 09:13

    Bagus2 hasil jepretannya mbah….bener2 alam yg indah, jd pengen kesana jg :)

    • Desember 14, 2009 14:18

      Mbah?!
      Semoga salah ketik… :(

  15. Desember 16, 2009 13:33

    duLu thn 2007 ke sana… Subhanallh.. Luar biasa sekaLi… g bisa di ungkapin deh…

  16. dinda permalink
    Desember 30, 2009 15:18

    bagus bgt….katanya di sana dingin ya??
    gggrrrr….

    • Desember 30, 2009 22:45

      Dingin, karena berada di dataran tinggi. Apalagi untuk ukurang orang Jakarta, yang biasa panas-panas-an. Hehe.. :D

  17. Tissya permalink
    Januari 26, 2010 06:32

    Dpt rekomendasi nie, mw refresing jln2 ke Kawah Putih aj kt tmen. Cm skrng kn lg Musim hujan, ad yg pernah ksana g, rada2 parno nie kl ngelewatin jurang2 pas musim ujan gini…. Minta Saran dunk… baik’a gmn y?? Thx

    • Januari 31, 2010 06:38

      Kalau sedang musim hujan, saya sarankan untuk tidak menggunakan motor. Rute jalanan menanjak, euy.

  18. ana permalink
    Januari 26, 2010 10:03

    assalamu’alaikum

    great regards dan kenalkan aku anna dR Jogja.

    satu hal yg mungkin sama dari kt, yaitu mengagumi tiada henti mahakarya-NYA.
    dari blog ini aku memang sengaja mencari all ’bout kawah putih ciwedey,dan tibalah aku disini,
    udah amat lama aku melamunkan,membayangkan, memimpikan, aku bisa menyapa keelokkan dari kawah yang menyodorkan warna suci ini, BUT I’m really confused, What and HOW to get there ????? big questions in my mind,,,,

    btw,,,,,
    perna k jogJa????

    dengan rendah hati, bisakah kita “barter tempat” agar kita bisa bersama mengagumi wisataNYA ????????

    looking forward for replying me,

    wassalam
    anna

    • Januari 31, 2010 06:42

      wassalamu’alaikum wr wb, anna.

      Hoho.. jadi guide ke kawah putih? kenapa tidak?! Tapi sayang sekali anna, saat ini saya sudah tidak berdomisili di BDG lagi. Tapi tawarannya main ke Jogja-nya masih berlaku ngga?

      • ana permalink
        Februari 13, 2010 16:58

        okay i’ll wait you….in JogJa.

        visit my FC ana_febria@yahoo.com

        bi9 thanks.

  19. hana permalink
    Januari 31, 2010 01:54

    waaaa,,memang kawah putih sangat bagus!subhanallah..q kesana saat study tour SMA..
    oya,k’putri alumni esq jg y?

    • Januari 31, 2010 06:55

      Iya, kakak alumni ESQ. ^___^

  20. lili sri arizki permalink
    Februari 5, 2010 03:44

    setuju bgt mengenai indahnya kawah putih ciwidey,, minggu kmren aq juga kesana melihat indanya pemandangan kawah putih. Subhanallah,,,,

  21. Desti_Cute812 permalink
    Februari 5, 2010 14:04

    Mohon Informasinya saya ingin sekali kesana hari minggu ini tgl 7 februari 2010. tapi dari bekasi naik apa yah. n karcisnya brapa . harga tiket masuk nya berapa yah. n kira_kira pulang ke bekasi lagi ada bus lagi gag yah yg ke bekasi. mungkin ada dari rekan semua yang ingin kesana kalo boleh bareng saya ingin bareng tapi pada minggu ini atau bulan ini, saya juga akan mengajak 2 rekan teman saya perempuan.. mohon. jika ada infonya mohon email ke alamat itu. atau telpon saya 08568012362
    Terima Kasih Banyak.

    • Februari 6, 2010 00:01

      Jangan dalam waktu dekat ini. Di bandung selatan sedang ada banjir besar. Di daerah baleendah, dayeuhkolot. Saya tidak tahu apakah bisa ke kawah putih melalui jalur lain.

  22. Februari 21, 2010 00:49

    maw,,,, harga tiket na berapa yah sekarang teh??

    • Februari 21, 2010 08:36

      Punten pisan, shinta. Teteh ngga tahu harga tiket yang sekarang.

  23. irvan permalink
    Juni 24, 2010 15:54

    SEKARANG HARGA TIKET MASUK BERAPA ? ANAKANAK ? MOBIL ?
    TERIMA KASIH.

  24. razaq permalink
    September 18, 2010 07:09

    info terakhir, tgl 17 September 2010, tiket masuk, Rp.16.000/orang, kendaraan pribadi (mobil kecil/minibus) Rp.150.000,-/ mobil. (motor dan mobil sewa ke dalam gak nanya)..

    Comment : untuk tiket masuk murah, buat kendaraan relatif kemahalan.. Semoga bisa ditinjau lagi.

    • September 18, 2010 14:25

      Wah! Info yang akan sangat bermanfaat. Terima kasih, Razaq. :)

  25. Januari 12, 2011 05:40

    wah ,,, kira2 masih alami gk ya,,,, biasannya klo odah ada campur tangan manusia tempatnya jadi “BIASA”. pengen banget ksana,,,,

  26. Januari 12, 2011 05:42

    bagus

  27. nung permalink
    Juni 26, 2011 12:37

    luarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr biasa bangus buanguuuuuuuuuuuuuuuuet, hari sabtu (kmrn) baru aja kesana,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, indahnya, kalo ngga ingat rumah ada di jakarta, terus terus dan terus foto2 setiap sudut di kawah putih,,,,

  28. Agustus 2, 2011 20:51

    subhaanallah

  29. ziah permalink
    April 12, 2012 10:14

    mba aku minta kirimin alamat lengkapnya donk…
    soalnya insya Allah bln mei nti aq mw ksna brsama tman2 aq…
    tlong smsin ke no 02141531502 yha mb,atau bls jha ke email aq…
    thx…

    • April 12, 2012 15:30

      Coba cari di Google Map. :)

  30. andre permalink
    Mei 4, 2012 22:01

    gan ane mau tnya kl msuk kwah putih buat 1 bus 60 org utk blan juni brpa biaya yg hrus ane kluarin??
    tlong d jwab, atau krim k email ane andre.ojhan@yahoo.co.id

    trima kasih

    • Mei 9, 2012 06:04

      Wah, ane ngga bisa bantu, gan.
      Mungkin teman2 yang baca tulisan ini bisa bantu jawab.

  31. bambang permalink
    Juni 9, 2012 16:25

    bgus.
    tp bs gak djangkau dg angkutan biasa? thanx

Trackbacks

  1. Bandung « Liburan bersama Indonesia
  2. Kawah Putih « Nazarreta's Blog
  3. Pesona kawah putih di puncak gunung Patuha | A15G
  4. A15G » Archive » Pesona kawah putih di puncak gunung Patuha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 242 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: