Skip to content

Inilah yang Terjadi Pada Bayi yang di-Aborsi (Hentikan Aborsi!)

April 7, 2009

Hari itu saya terhenyak dengan sebuah email dari seorang rekan kerja yang berisi tentang foto-foto yang terjadi dibalik layar proses aborsi. Sebelumnya saya tidak pernah menyangka bahwa prosesi itu begitu sadis. Setelah membaca email itu, barulah saya benar-benar “ngeh” betapa mengerikan praktek yang dilakukan!

Berikut ini adalah gambaran mengenai apa yang terjadi didalam suatu proses aborsi. Sebelumnya saya peringatkan kepada teman-teman bahwa gambar-gambar ini mungkin akan membuat perutmu mual. Jadi, bersiap-siaplah..

Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan)

Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut.

Ketika berumur 1 bulan

Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan)

Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya di remukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan.

1 sampai 3 bulan

Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini.. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan bagian-bagian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.

Aborsi pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan)

Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan syarafnya sudah terbentuk dengan baik.

Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi. Cairan ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari bayi itu akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak, mencoba berteriak dan jantungnya berdetak keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara amat keji.

Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.

3 sampai 6 bulan

Aborsi pada kehamilan besar (6 sampai 9 bulan)

Pada tahap ini, bayi sudah sangat jelas terbentuk. Wajahnya sudah kelihatan, termasuk mata, hidung, bibir dan telinganya yang mungil. Jari-jarinya juga sudah menjadi lebih jelas dan otaknya sudah berfungsi baik. Untuk kasus seperti ini, proses aborsi dilakukan dengan cara mengeluarkan bayi tersebut hidup-hidup, kemudian dibunuh. Cara membunuhnya mudah saja, biasanya langsung dilemparkan ke tempat sampah, ditenggelamkan kedalam air atau dipukul kepalanya hingga pecah. Sehingga tangisannya berhenti dan pekerjaan aborsi itu selesai. Selesai dengan tuntas hanya saja darah bayi itu yang akan mengingatkan orang-orang yang terlibat didalam aborsi ini bahwa pembunuhan keji telah terjadi.

6 bulan keatas

Semua proses ini seringkali tidak disadari oleh para wanita calon ibu yang melakukan aborsi. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit, mereka tidak sadar karena dibawah pengaruh obat bius. Mereka bisa segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan.

Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi bagi bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan benar-benar tidak manusiawi. Kematian bayi yang tidak berdosa itu tidak disaksikan oleh sang calon ibu.

Seorang wanita yang kelak menjadi ibu yang seharusnya memeluk dan menggendong bayinya, telah menjadi algojo bagi anaknya sendiri.

Seharusnya seperti ini

Seandainya wanita-wanita yang melakukan aborsi itu tahu apa yang dilakukan terhadap janin yang ada di dalam rahim mereka, niscaya mereka akan berpikir seribu kali sebelum mengambil jalan pintas, “aborsi”!

Duhai para wanita shalehah (amin), jagalah diri dan kehormatanmu.

Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, … (QS. AnNur:31)

Teruntuk para wanita yang telah melakukan aborsi (na’udzubillahi min dzalik), wanita-wanita yang telah melampaui batas, bertaubatlah! Takutlah akan azab Allah dan berharaplah akan ampunannya. Mohonlah ampun kepada Allah SWT banyak-banyak. Iringi keburukan dengan kebaikan. Dan jangan pernah berputus asa akan rahmat-Nya.

Sungguh, orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa) kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertobat, maka mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar. (QS.Al-Buruj:10)

Ibrahim berkata: Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya, kecuali orang-orang yang sesat. (QS. Al-Hijr:56)

Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu terputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. AzZumar:53)

Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat. (QS. Ali-Imran:132)

Kepada para wanita yang sedang berpikir-pikir “aborsi..ngga..aborsi..ngga..”, jangan bunuh janin yang tak berdosa itu! Jangan limpahkan kesalahan itu padanya! Ia punya hak untuk hidup, menjadi rahmat bagi seluruh alam. Melakukan aborsi sama dengan melakukan pembunuhan! Ingat, setiap amal dan perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

Maka pada hari itu manusia dan jin tidak akan ditanya akan dosanya. (tetapi akan dimintai pertanggungjawaban atas segala amal perbuatannya). (QS.ArRahman:39)

Aborsi Diperbolehkan! Dengan syarat…

Walau begitu, ternyata ada kondisi-kondisi yang membolehkan seseorang untuk melakukan aborsi. Dan (tentunya) ada pula kondisi dimana aborsi itu menjadi haram. MUI telah membuat fatwa atas hukum aborsi. Berikut ini adalah kutipan fatwa MUI tersebut. (terima kasih kepada Surya atas masukannya untuk memasukkan bagian ini dalam tulisan saya)

Ketentuan Hukum Aborsi

1. Aborsi haram hukumnya sejak terjadinya implantasi blastosis pada dinding rahim ibu (nidasi).

2. Aborsi dibolehkan karena adanya uzur, baik yang bersifat darurat ataupun hajat.

2.1. Keadaan darurat yang berkaitan dengan kehamilah yang membolehkan aborsi adalah:
2.1.1 Perempuan hamil menderita sakit fisik berat seperti kanker stadium lanjut, TBC dengan caverna dan penyakit-penyakit fisik berat lainnya yang harus ditetapkan oleh Tim Dokter.
2.1.1 Dalam keadaan di mana kehamilan mengancam nyawa si ibu.

2.2. Keadaan hajat yang berkaitan dengan kehamilan yang dapat membolehkan aborsi adalah:
2.2.1 Janin yang dikandung dideteksi menderita cacat genetic yang kalau lahir kelak sulit disembuhkan.
2.2.2 Kehamilan akibat perkosaan yang ditetapkan oleh Tim yang berwenang yang didalamnya terdapat antara lain keluarga korban, dokter, dan ulama.

2.3. Kebolehan aborsi sebagaimana dimaksud 2.2 harus dilakukan sebelum janin berusia 40 hari.

3. Aborsi haram hukumnya dilakukan pada kehamilan yang terjadi akibat zina.

Bisa dibaca lebih lengkap pertimbangan dan latar belakang fatwa ini pada alamat berikut :  http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101

———————

TERTARIK UNTUK PASANG IKLAN DI BLOG INI?

Buka halaman berikut. Klik disini.

———————

About these ads
79 Komentar leave one →
  1. April 8, 2009 01:48

    Ups, ternyata prosesnya sangat sadis !

    • April 8, 2009 06:54

      “ups”?!

  2. April 8, 2009 09:36

    assalamualaikum,,

    mba bagus banget informasi tentang bayi akibat aborsinya… penting diketahui buat kita2 para wanita… semoga kita bisa terhindar dari hal2 semacam ini yah mba… kalo ada informasi menarik lainnya.. ditunggu yah mba..
    salam 165…

    heny

    • April 8, 2009 16:46

      Wassalamu’alaikum wr wb,

      Sip-sip!
      Salam 1-6-5!

  3. Diah Eni permalink
    April 8, 2009 11:53

    Aborsi = pembunuhan paling sadis karena dilakukan pada sesuatu yang tidak berdaya untuk membela diri (bayi yang tidak berdosa).

  4. April 8, 2009 14:33

    wah… disturbing pics neeh juragan
    sebaiknya dikasih warning buat para pembaca, bahwa content tulisan ini mengandung disturbing picture

    btw, selebihnya nais pos gan… lanjot…

    • April 8, 2009 16:41

      Saya sudah peringatkan di paragraf-paragraf awal bahwa akan ada gambar-gambar yang “membuat mual”.

  5. suryopranoto permalink
    April 8, 2009 20:33

    Tanya mbak, kalo ada seorang wanita tapi kehamilannya tidak diinginkan misal *maaf* pemerkosaan. Menurut mbak, apakah dia bersalah kalo melakukan aborsi? Bagaimana kalo kejadian ini terjadi kepada mbak yang notabene sebagai calon ibu? Apakah mbak rela mengandung anak dari orang yang mbak nggak cintai? Kalo alasannya: Jangan2 dia diperkosa karena nggak mampu menjaga kehormatannya. Silahkan mbak tanya dengan para korban pemerkosaan di Najaf, Iraq, apakah mereka wanita2 yang tidak bisa menjaga aurat? Maaf, bukan berarti pertanyaan saya ini menguji, tapi saya bener2 pengin tahu respon dari kaum hawa kususnya yang lebih mengerti agama seperti mbak. Karena saya nggak kan pernah menanggung beban mengandung ato melahirkan.

    • April 10, 2009 14:31

      Sudah ada fatwanya dari MUI terkait dengan hal ini :

      Menetapkan : FATWA TENTANG ABORSI

      Ketentuan Hukum

      1. Aborsi haram hukumnya sejak terjadinya implantasi blastosis pada dinding rahim ibu (nidasi).

      2. Aborsi dibolehkan karena adanya uzur, baik yang bersifat darurat ataupun hajat.
      2.1. Keadaan darurat yang berkaitan dengan kehamilah yang membolehkan aborsi adalah:
      2.1.1 Perempuan hamil menderita sakit fisik berat seperti kanker stadium lanjut, TBC dengan caverna dan penyakit-penyakit fisik berat lainnya yang harus ditetapkan oleh Tim Dokter.
      2.1.1 Dalam keadaan di mana kehamilan mengancam nyawa si ibu.
      2.2. Keadaan hajat yang berkaitan dengan kehamilan yang dapat membolehkan aborsi adalah:
      2.2.1 Janin yang dikandung dideteksi menderita cacat genetic yang kalau lahir kelak sulit disembuhkan.
      2.2.2 Kehamilan akibat perkosaan yang ditetapkan oleh Tim yang berwenang yang didalamnya terdapat antara lain keluarga korban, dokter, dan ulama.
      2.3. Kebolehan aborsi sebagaimana dimaksud 2.2 harus dilakukan sebelum janin berusia 40 hari.

      3. Aborsi haram hukumnya dilakukan pada kehamilan yang terjadi akibat zina.

      Bisa dibaca lebih lengkap pertimbangan dan latar belakangnya pada alamat berikut :
      http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101

      Terima kasih atas pertanyaannya.

      • Agustus 25, 2009 05:02

        mf sebelumnya,lantas bagaimanakah menurut kaka kalau aborsi dilakukan hanya karena tak ingin mamanya malu. saya tahu itu dosa, tapi bagaimanakah kalau didasarkan dengan cinta kita terhadap orang tua yang artinya aborsi ini dilakuakan karena sayangnya kita kepada mama. Tak masalah untuk orang lain….saya tak tanggunng-tanggung terima malu tapi haruskah ku mempermalukan seorang ibu yang melahirkan dan membesarkan kita… mohon dibantu karena saya tak punya saudara perempuan untuk curhat atau berbagi pengetahuan.

        Putri Chairina menanggapi :
        Tickha, dalam Islam tidak ada ketaatan pada makhluk dalam kemaksiatan. Melakukan aborsi berarti melakukan suatu pembunuhan. Mungkin dengan aborsi, rasa malu orang tua hilang, tapi apakah Tickha siap dengan beban mental yang akan menghantui kehidupan Tickha nanti? Bahwasannya Tickha telah membunuh darah daging Tickha sendiri?!
        Belum lagi mengingat dosanya yang begitu besar. Astghfirullah..

      • Agustus 25, 2009 12:34

        Tickha saudariku, siapalah yang tidak sayang dengan ibu? Seorang wanita mulia yang telah berjuang dengan ikhlas untuk anak-anaknya. Saya mengerti apa yang tickha rasakan. Saya sendiri pernah mengalami konflik batin seperti ini.
        Tapi tickha, sesungguhnya ada yang lebih sayang dengan kita dari orang tua kita. Namun kita sering lalai kepada-Nya. Dia-lah yang Maha Penyayang, yang menitipkan sedikit ruh kasih-sayangnya kepada ibu kita, sehingga ibu kita teramat sayang kepada kita. Dia-lah yang telah menyediakan segala hal yang kita butuhkan, TANPA KITA MINTA! Udara untuk bernapas, detak jantung yang normal, peredaran darah yang teratur, dll. Dia-lah sebaik-baik pelindung, yang menjaga kita melalui kedua orang tua kita. Dia-lah yang seharusnya kita “nomor satu”-kan di atas segala hal, termasuk kedua orang tua kita.

        “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Luqman:15)

        Tickha yang dirahmati Allah, dalam Qur’an surat Luqman ayat 15 tersebut Allah menegaskan mana yang harus kita prioritaskan, memenuhi perintah Allah ataukah perintah orang tua? Tentunya perintah Allah lebih utama di atas segalanya.
        Bersabarlah, tickha. Bersabar dalam menjalankan perintah-Nya. Karena Allah telah menjanjikan balasan pahala yang tak terbatas bagi orang-orang yang bersabar.

        “..Sesungguhnya orang-orang yang bersabar-lah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. AzZumar:10)

        Kalau tickha butuh seorang teman berbagi, tickha bisa menghubungi saya di **********.
        Semoga tickha selalu dalam lindungan-Nya dan diberikan kekuatan untuk dapat menjalankan perintah-Nya. Amin.

  6. Christine Wijayanti permalink
    April 10, 2009 12:39

    Setiap remaja harus tau hal ini ….

  7. suryopranoto permalink
    April 11, 2009 16:10

    makasih atas jawabannya. Mungkin fatwa mui tersebut da baiknya juga disertakan di posting. Jadi mungkin perlu ditambahkan pada penekanan judul dan kontennya. Bahwa aborsi sebenernya nggak dilarang kalo ada uzur2 yang membolehkannya. Oh ya fatwa MUI tersebut ada reference nukilan hadist or qur’annya nggak, mbak? bisa minta linknya?

    • April 12, 2009 04:09

      Ide yang bagus, surya. Baik akan saya tambahkan untuk menambah pemahaman pembaca. Untuk melihat nukilan qur’an ataupun haditsnya dapat surya lihat langsung di link yang sudah saya tuliskan pada komentar sebelumnya.

  8. fajar permalink
    April 12, 2009 08:00

    ih ngeri…

    • Agustus 25, 2009 05:42

      emangnya kenapa ampe bisa ngeri??

  9. April 12, 2009 19:00

    ok, inti postingannya bisa ditangkep :D

    Hanya saja, saya sedikit ragu untuk aborsi usia kehamilan di atas satu bulan (baca: 1-9 bulan). Apa benar seperti itu? Sepertinya kurang logis saja….

    • April 13, 2009 06:23

      Yang logisnya bagaimana, ded? **garuk-garuk**

      • April 13, 2009 23:29

        hahaha… ntah lah… tanya ama dokter dulu :p

      • April 14, 2009 13:39

        Kalau sudah dapat jawaban dari dokter, kabari saya ya.

    • Lia permalink
      Juli 4, 2011 04:00

      cek aja ke dokter kandungan or tempat2 aborsi, jangan2 u pernah lg nyuruh cewek aborsi???

  10. faqih permalink
    April 12, 2009 23:09

    wah suryo nanya nya mantap…

    komen : saadisss pisan euy,tp alhamdulillah ga mual, uda keseringan liat foto n vdeo spt itu,hehehe

  11. April 13, 2009 01:03

    hiiiiiiiiiiiiiiiiii… seremmm bu..

  12. I-mick permalink
    April 13, 2009 05:57

    aslm wr wb
    mau tanya mb, mengapa hukum aborsi untuk alasan kehamilan akibat pemerkosaan dengan yang diakibatkan oleh zina di bedakan???
    padahal sama2 dosa besar.

    • April 13, 2009 09:41

      Pemerkosaan berdosa bagi oknum pelakunya. Bagi korbannya, ada beban mental yang luar biasa besar. Belum lagi jika ditambah harus mengandung anak oknum penjahat itu! Terbayang betapa perihnya? Nah, karena itulah diperbolehkan untuk melakukan aborsi. Tapi itu juga kalau usia janin kurang dari 40 hari loh.. Untuk lebih jelasnya coba baca link website MUI yang sudah saya berikan.
      Sedangkan untuk per-zina-an diharamkan untuk melakukan aborsi. Pembolehan aborsi untuk kasus per-zina-an akan mendorong terjadinya per-zina-an selanjutnya.

  13. April 15, 2009 01:20

    gag berani buka pu,, serem :D
    tapi niggalin komen aja ya hehehe

    • April 15, 2009 02:34

      Hehehe..
      Beginilah wanita.. ;)
      Terima kasih sudah berkomentar,tu.

  14. pimpii permalink
    April 18, 2009 10:12

    miris. apapun alasannya TOLAK ABORSI….

    • Juni 21, 2009 21:42

      Sepakat, pimpii!
      Tapi ada saatnya aborsi itu dibolehkan loh…

  15. April 20, 2009 09:43

    foto anak yang paling bawah tu hasi aborsi pada umur kehamilan 9 bulan 10 hari yak..^_^

    pis….

    • Juni 21, 2009 21:43

      hehe..
      bisa aja nih, wahid.
      9 bulan 10 hari mah memang sudah saatnya lahir, atuh..

    • yanti permalink
      Januari 20, 2010 08:23

      bkan k’….
      ntu dah 1 thn ddunia,,,,,,,,,,,,,,,,,

  16. ikaluvicecream permalink
    April 20, 2009 10:14

    astaghfirullah….

  17. Iis permalink
    April 24, 2009 11:11

    astaghfirullahal’azhim, na’udzubillah..

    saya sampai menitikkan air mata. bagaimana bisa seorang ibu tega melakukan hal sekejam itu?

    • Juni 21, 2009 21:44

      mungkin karena ego dan hawa-nafsu pribadinya.

  18. D'WYZ RIYUKA permalink
    Mei 14, 2009 03:35

    asslmkum…
    good information..!!
    aborsi adalah kekejaman yang menjadi nyata en dianggep hal biasa…
    memanng harus ada yang mengingatkan
    smg info aNda dapat membuka mata orang2 yang hobi aborsi…
    wasalam

    • Juni 21, 2009 21:45

      wassalamu’alaikum wr wb
      alhamdulillah kalau tulisan ini bermanfaat.
      iya, setelah ada tulisan ini, jadi banyak yang nyasar ke blog saya karena melakukan pencarian di google dengan kata kunci “cara aborsi usia 3 bulan”, “aborsi usia 1 bulan”, dll.
      Naudzubillahi min dzalik..
      Semoga mereka itu bukan bermaksud untuk melakukan aborsi!

  19. Juni 1, 2009 02:39

    ASlilah….sadis bener yak!! KUdunya di sensor tuh mbak….kejam niaannn….

    • Juni 21, 2009 21:46

      Yah.. Jangan di-sensor doang!
      Tapi ditindak dengan hukum pidana.

  20. tari permalink
    Juni 9, 2009 03:23

    bgus.. qt jd melek gmn si bahayanya aborsi.

    tp… embrio yg dbawah 1 bln ga gt,
    blm sempurna bgt.. msh segumpal darah.

    • Juni 21, 2009 21:47

      ada referensi foto lainnya?

    • faradhila permalink
      Maret 1, 2014 02:06

      sy lngsung mnjthkn air mta teringat anaku yang lahir prematur

  21. rubi permalink
    Agustus 4, 2009 08:05

    serremm…mual….mo muntah….

    sy ijin untuk mengcopy ya….bagi2 ke remaja masjid…
    semoga bisa jadi pembelajaran….jangan sampai pake baju muslim untuk menutupi perut hamil karena kebodohan….

    tks infonya….

    • Agustus 4, 2009 13:20

      Siap! Silahkan disalin.
      Semoga bermanfaat.

  22. Panji Saputra permalink
    Agustus 12, 2009 09:53

    Ya ALLAH…BAYI BAYI MUNGIL ITU…MAHA BESAR ALLAH YG MENJAMIN MEREKA MASUK SURGA…

  23. pacull thelu permalink
    Agustus 30, 2009 01:40

    Terkutuklah orang-orang yang menelantarkan bayinya…

    phy yang terakhir thu photo qyu each???

  24. delilah permalink
    September 8, 2009 13:36

    subbhanallah,sakit sebelum hidup di dunia yang di rasakan oleh bayi tersebut akan digantikan oleh kebahagiaan di surga.dan kebahagiaan di dunia yang dirasakan oleh ibunya akan dibalas dengan sakit dari api yang membara di dalam neraka.

  25. ega permalink
    September 16, 2009 02:05

    bener yach lagu bang rhoma, “yang enak2 itu dilarang”, cuma ngingetin untuk cewek-cewek di muka bumi, jangan mau ML hanya berlandaskan cinta belaka tanpa ikatan resmi, resiko ditanggung penumpang….eh sendiri…………………………..

  26. zainal permalink
    November 2, 2009 11:56

    aborsi haya untuk orang kafir,sadis dan lahir dari batu! TOBAT COY

  27. nayla permalink
    November 5, 2009 09:19

    kasihan

  28. iyla' permalink
    November 17, 2009 02:42

    naudzubillah…

  29. yuniar putri purborini permalink
    Desember 5, 2009 07:54

    astaghfirullahal ‘adziim,,,
    sungguh berdosa org yg melakukan itu..

  30. ichsan permalink
    Februari 24, 2010 11:37

    ya semga yg aborsi dpt balasany yg lbh….
    ya ak lhht fotonya ja dah kek gtu
    pa lg aslinya hi…..ii
    tp gmn ya… mang yaman dah kek gini. yg penting tergantung kita semua yg ngejalaninzmana yg baik&mana yg buruk
    nb:salam wat ikasofiana
    belajar yg rajin do’aku sllu menyertaimu

  31. Cintya permalink
    Maret 10, 2010 04:21

    wAah…

    bGuz bGd briTaX….

    Qw zBg kAum hAwa iNsya aLLah gA’ aKn mLkuKan haL” yG tDk diiNgnKan…

    aMiEnN…

    • Maret 10, 2010 05:46

      amin… Omong-omong, cintya pake bahasa apa nie? Pasti lama ya, nulis kayak begitu. :D

  32. Maret 26, 2010 06:48

    bagus artikelnya…

    saya pasang link halaman ini ke blog saya ya…

    • Maret 26, 2010 07:27

      monggo…

  33. April 9, 2010 12:21

    Mengerikan sekali….. :(
    Saya lagi makan soto Bandung waktu baca ini….. *mual

  34. dewi permalink
    April 14, 2010 03:01

    Y…Allah…maafkan hamba2 mu yg berdosa…aduh sadis banget…mending mati aja ibunya..tu baby kan g berdosa….nauzubillahimindaliq…semoga Allah mengampuni dosa2 mereka yg melakukannya….jgn disensor gambarnya biar pada nyahooo…gmn tuh sadisnya mun aborsi.????????!!!!!!!!!!!

  35. April 21, 2010 06:20

    Waduh….jangan sampe deh… Bayi tak berdosa ….

    salam

  36. lastri sinaga permalink
    Mei 10, 2010 04:16

    ngeri banget mbak
    misalnya nich klo q jd geto gw ga mau gugurin kandungan gw
    kan itu dosa besar
    dan sang janin juga darah daging gw
    ichhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
    seremmmmmm

  37. EM. NUR permalink
    Oktober 10, 2010 23:57

    bener2 saya pernah ngeliat tayangann aborsi d Metro TV….. serem…! Semua yang di sini bener 10000000000000% gak ada salahnya. Nyatanya, bayi yang di dalam perut itu bisa menghindar lho saat alat2 aborsi masuk ke rahim ibunya…. seandainya di dalam perut itu sebesar dunia, niscaya bayi itu langsung kabur…..tp besarnya perut sebatas balon… ke kanan, kiri, atas atau bawah untuk menghindar tetap saja kena…………!

    untuk yang pernah aborsi……………. pergi aza ke laut jadi umapn cumi……….. hahahaha

  38. cupliz permalink
    Januari 23, 2011 14:39

    postingan yang bagus, simple dan mudah dimengerti

  39. Januari 28, 2011 19:56

    wah benar-benar biadab! berani ngesex gak berani tanggungjawab

  40. dian bunawan permalink
    Januari 30, 2011 16:00

    Sedihhhhh bacanya .. Tega banget .. Langsung peluk anakku abis baca .. Dosa besar itu ..

  41. Januari 30, 2011 17:01

    naudzubillahimindzalik…. ampe nangis liatnya… tp kenapa masih banyak aja yg ngelakuin aborsi, klinik satu ditutup, ada lagi yg lain… semua tu kayak lingkaran setan, janan cm klinik2nya aja ditutup tp ahlak, pendidikan moral, jg pendidikan seks jg harus digiatkan jd remaja kita bisa tau dari hukum agama, bahaya secara medis dan bahaya bagi diri sendiri…. terima kasih y tulisannya… :)

  42. irna permalink
    Januari 31, 2011 13:35

    astafirullahalladzim, ngeri bgt ya,,, moga2 dgn ad info ini bs menyadarkan mengurangi bahkan klo perlu menghilangkan yg namany ABORSI,,,amiiin

  43. NAOMI RESKI permalink
    Mei 3, 2011 13:34

    coba bayangkan jika janin yang di aborsi itu adalah kamu,,,,mungkin kamu akan marah.
    begi tulah sebaliknya,,,,,janin yang kau torehkan olleh aib mu sendiri kau bunuh.
    masi banyak orang yang membutuh kan anak,,tapi kamu malah menyia-nyiakannya.
    neraka pun akan kau terima di akhirat,,,smua akan terampuni jika seorang yang mengarborsi itu mengakui kesalahannya di hadapan Tuhan.

  44. September 14, 2011 06:51

    sadis amir….masya Allah

  45. Oktober 6, 2011 00:42

    mengerikan sekali … mudah2an bisa menyadarkan org2 yg b’niat Aborsi…

  46. November 1, 2011 03:03

    bagus bangeT oM foto na,baik bagi smua kaum waniTa untuk mngetahui…^^

  47. Maret 5, 2012 07:57

    Ii ngeri haha

  48. Maret 18, 2012 13:44

    Uuhh,. . . .ngeri bangett.. Jangan sampe dh ngalamin ky gt,.

  49. daichi dragonh permalink
    Maret 31, 2012 01:01

    kejam.. kejam.. how cruel them…
    biasanya aku senang lihat pembunuhan yang sadis, tapi baru kali ini aku sampai nangis lihat yang seperti ini…
    manusia tidak seharusnya melakukan itu, ibu seharusnya melindungi anaknya, bukan berbuat sadis begitu, bahkan singa terganas pun tidak pernah memakan anaknya sendiri…
    wanita yang tega membunuh anaknya, maupun orang yang mengaborsikan tidak pantas di sebut manusia, mereka semua hanya hewan, kurasa dagingnya halal untuk dimakan, tapi siapa yang mau? aku yakin belatung pun jijik melihatnya…

  50. Mei 9, 2012 10:41

    Naudzubillahi min dzalik…

  51. bagushw permalink
    September 24, 2012 13:11

    saya sangat salut, mari kita kecam perbuatan buruk aborsi bayi.

  52. Oktober 19, 2012 13:21

    Ada someone yang aku kenal. Karena suatu alasan yang tidak bisa di sebut dengan sangat terpaksa beliau pernah melakukan aborsi. Dan katanya untuk menebus dosa tersebut harus membayar diyat dan kafarat. Mohon penjelasan berapa ukuran diyat dan bagai mana cara melaksanakannya? Atas jawabanya saya ucapkan terima kasih.

  53. Februari 17, 2013 13:43

    astgfirullah,merinding liatny, g kbyang,,amit2 justru q pgn kndungan q shat slmt smpai lahir.aamiin

  54. Juli 16, 2013 12:02

    Sadis nya y allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 242 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: