Cerita Hari Ini – 4

En

Rekor!

Sudah hampir dua minggu aku tidak membuat tulisan baru di blog. Betul-betul minggu yang padat. Hingga rasa-rasanya tidak ada energi untuk menulis. Bahkan untuk sekedar curhat. Tenggat waktu pekerjaan hingga mengkonsep ide bisnis tampaknya mendominasi pemikiranku belakangan ini.

Blog Ini

  • Statistik blog ini menurun. Pasti gara-gara aku jarang buat tulisan lagi. :mrgreen:

IT

  • Seminggu ini aku mengikuti pelatihan web-application. Sebetulnya bisa dipelajari sendiri. Tapi dengan pelatihan bisa belajar lebih cepat. Belajar dengan seorang mentor memang lebih efektif dan efisien daripada belajar dengan buku dan Google. Itu sebabnya sebagian besar orang sukses selalu mengatakan betapa pentingnya untuk memiliki seorang mentor.
  • Setelah bincang-bincang dengan salah satu bapak di kantor, ternyata ia memiliki ide pemanfaatan IT yang menarik. Sederhana tapi sangat menjual. Sekarang masalahnya, siapa yang pernah mengembangkan aplikasi semacam ini ya? Badly need networks here.

Olah Raga

  • Seiring dengan pekerjaan yang mendesak, blog yang tak terurus, jadwal olahraga pun terkena imbasnya. Akibat dua minggu jarang olahraga, gejala penurunan stamina dan kualitas fisik terasa. Dan aku tidak senang dengan kondisi ini. Mudah-mudahan pagi ini tidak hujan seperti kemarin dan kemarin lusa. Agar aku bisa lari pagi.
  • Tiap orang punya cara untuk melepaskan stress. Dan bagiku, olahraga adalah salah satunya.

Hikmah Hari Ini

Jujur saja, sebetulnya bagian inilah yang menggerakkan jemariku untuk menulis tulisan ini. Sore ini aku punya pengalaman yang menarik.

Ketika melewati suatu sisi jalan, aku mendapati jalan tersebut basah dan tergenang air hujan. Tanah memerah. Tampaknya licin. Hati ini ragu-ragu untuk melangkah. Tapi tidak ada jalan lain dan aku malas untuk berputar. Akhirnya pelan-pelan dan hati-hati ku coba melewati bagian terparah.

Walaupun sudah sedemikian hati-hati, ternyata tetap saja aku terperosok. Kaki kanan ku  meluncur. Ku berusaha menjaga keseimbangan. Tapi ku jatuh juga. Tangan kiri ku pun terpaksa mencengkram tanah untuk menopang badan. Huff! Kotor. Merah. Tanah. Sepatu hitam ku belepotan. Tangan ku juga belepotan.

Dengan segala kecuekan aku kembali berjalan. Sesekali ku melihat tanganku yang sedemikian kotor. Tidak ada air untuk membersihkan. Mau bagaimana lagi? Sudahlah aku naik bus dengan tangan seperti ini.

Ketika aku berdiri di halte bus. Ada seorang bapak yang menyodorkan lap motornya. Sepertinya bapak ini seorang tukang ojek yang mangkal di sana. Dengan penuh tanda tanya aku menatap bapak ini. Ia pun berkata, “Pakai saja, Neng. Buat membersihkan tangan.”

Setengah ragu, setengah bersyukur. Aku terima lap tersebut dan aku mulai membersihkan tanganku yang bertanah. Mungkin bapak itu melihat keragu-raguanku. Hingga ia pun sesekali berkata sambil menunjuk, “Itu yang sebelah sana belum bersih, Neng.”

Akhirnya tanganku pun bersih seperti sedia kala. (Tapi sepatu ku kotor luar binasa! 😆 ) Alhamdulillah… Semoga Allah membalas kebaikanmu, Pak.

Setelah itu senyum ku pun mengembang. Di dalam bus ku berpikir. Mengenai “jatuh” dan “ditolong”.

Beberapa orang begitu takutnya jatuh/gagal dalam hidup. Padahal …

Gagal itu menjadi tidak berarti ketika ku tahu bahwa ada yang selalu siap untuk mengulurkan tangannya untukku. Menerima aku apa adanya. Biar kotor, biar bertanah. Mengajak aku untuk berdiri dan kembali melangkah. Orang-orang yang sangat berharga dalam hidup ku. Keluarga ku, sahabat ku.

Alhamdulillah, Engkau hadirkan mereka dalam hidup ku.

Big hug for my family and bestfriends.

Iklan

7 thoughts on “Cerita Hari Ini – 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s