Beginilah Cara Blogger-Indonesia Berpesta! (Liputan Khusus – Pesta Blogger 2009)

Cap Tanda Masuk ke Pesta Blogger 2009

Cap Tanda Masuk ke Pesta Blogger 2009

Jakarta, 24 Oktober 2009

Sabtu.

Hari ini saya semangat sekali berangkat ke Pesta Blogger 2009! Bayangan akan mendapatkan pengalaman baru yang seru nan menyenangkan selalu membuat saya merasa bergelora! ^^

Ini adalah kali ketiga Pesta Blogger diadakan. Dan ini adalah kali pertama saya ikut-ikutan. Hehe..

Berangkat pagi-pagi. Jam 08.30 dari rumah. Sampai di tempat sekitar jam 09.00. Oh ya, pesta ini diadakan di gedung SMESCO, Jl.Gatot Subroto kav.96, Jakarta Pusat. Dari jam08.00-17.30.

Sesampainya di lokasi, saya langsung membayar tiket seharga Rp 50.000.

Euleuh… Euleuh..

Oleh panitia saya langsung dihadiahi marchendise bermacam-macam. Mulai dari goodi-bag hitam, tiga buah pin, alas mug, hingga kaos. Wah, balik modal nih! Hehe..

Di bagian luar gedung, panitia menyediakan wall khusus untuk foto-foto. Semacam wall ala penghargaan-penghargaan selebritis, contohnya : Grammy Award, Oscar, dll.

Sebelum acara dimulai

Keliling-keliling dari satu stand ke stand yang lain. Mulai dari stand National Geograpics, yang memberi saya gantungan kunci berbahan kain yang bagus banget. Sampai stand kedubes Amerika yang memberikan saya 6 buah buku gratis dan info tentang mendapatkan bantuan biaya kuliah di Amerika.

Lalu ada pula Robot Star Wars (Star Wars atau Star Trek ya?) yang berkeliling di sekitar lokasi. Sebenarnya agak aneh juga sih. Apa hubungannya Star Wars dengan Pesta Blogger? Tapi tampaknya kehadiran si Robot memang mampu menghibur dan meramaikan suasana. Si Robot banyak ulah! Mulai dari gaya narsis tiap kali diminta foto hingga berupaya menyandera pak Barack Obama! (O ow…)

Oh ya, dalam acara ini saya juga bertemu teman-teman saya yang dari Bandung. Ada Wirawan dan Shiddieq. Wirawan berangkat bersama teman-teman Batagor (blogger dari BDG). Dalam acara pun saya mengajak Wirawan untuk duduk dua kursi di samping saya. Saya tahu Wirawan membawa kamera DSLR, jadi pastinya berada di bangku terdepan pasti akan amat membantunya untuk mendapatkan foto-foto yang unik. Dan sempat pula dia diam-diam mengambil foto saya! Jangan dijual ya, Wir! (Wew! Emang laku gitu? πŸ˜€ ) Nah, kalau Shiddieq malah menertawakan saya ketika saya foto bareng si Robot! (Untung tertawa masih gratis, diq!)

Opening

Pembukaan dimulai sekitar jam 10 lewat.

Wohoho... Masih sepi! Bisa duduk di depan nie..

Wohoho... Masih sepi! Bisa duduk di depan nie..

Awalnya saya menempat tempat duduk di bangku terdepan tepat di depan panggung. Eh, ternyata dua baris terdepan itu adalah “milik” para tamu undangan. Jadi kami yang sudah kepalang semangat duduk disitu pun diminta untuk berpindah tempat duduk. Alhamdulillah, bangku terdepan sisi samping masih kosong. Saya dan mba Firly (seorang aktivis yang bekerja pada LSM Belanda) pun pindah kesana.

Pelajaran pertama hari ini : Kalau kamu bukanlah tamu undangan, sebelum duduk di bangku terdepan, tanya terlebih dahulu kepada panitia, “apakah bangku terdepan ini disediakan untuk peserta?”

Kok belum dimulai juga?

Gosip dari kanan-kiri. Katanya ada yang ditunggu panitia. Tamu undangan gitu deh.. Ah yang benar? Siapa sih?

Eh.. Tidak lama kemudian..

Menkominfo Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, Pak Tifatul Sembiring, memasuki ruangan!

Wah! Kejutan besar nih! Biasanya cuma ketemu Pak Tif kalau lagi ada aksi Palestina. Ih, kok panitia tidak bilang-bilang dari kemarin ya! Betul-betul kejutan besar!

Peserta (dan saya) pun langsung histeris. Hingga akhirnya para peserta (dan saya) langsung mengerumuni pak Tif. Foto-foto pun tak bisa dihindari. Pak Tif sudah seperti selebritis saja nih.^^

Setelah ketua panitia memberikan sambutan, pak Tif pun memberikan sambutannya. Beliau menjabarkan slogan yang menjadi visi besar Depkominfo, “Indonesia Informatif”. Wah, jargonnya berakhiran “Tif”. Memang pak Tif pecinta pantun sejati.

Menterinya pak Tif

Slogannya “Indonesia InformaTIF”

Kejutan! Ada Menkominfo Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2! Pak Tifatul Sembiring! Wah, pak Tif tersenyum manis sekali. Sayang fotonya kurang fokus. Tergesa-gesa sih..

Kejutan! Ada Menkominfo Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2! Pak Tifatul Sembiring! Wah, pak Tif tersenyum manis sekali. Sayang fotonya kurang fokus. Tergesa-gesa sih..

Lalu acara dilanjutkan dengan talkshow antara blogger nasional dari berbagai daerah dan Bu Prita Sari. Dari talkshow ini saya jadi tahu bahwa blogger-blogger nasional itu tidak hanya asik nge-blog di dunia maya! Mereka juga melakukan aksi-aksi sosial di daerahnya. Mulai dari pelatihan komputer hingga sumbangan untuk korban gempa. Dan ternyata para blogger dari luar Indonesia mengakui bahwa blogger di Indonesia itu memang sangat berbeda. Suka berkumpul dan membentuk komunitas. Di luar negeri tidak seperti ini. Mereka cenderung individualis. Hmm.. Kembali tentang budaya Indonesia. Gotong-royong masih mendarah dalam daging anak bangsa. Sip lah!

Sesi ini diakhiri dengan penampilan rap dari seseorang. Eh.. saya lupa namanya. Begitu cepatnya dia nge-rap, sampai-sampai saya tidak begitu jelas menangkap kata-kata yang dikeluarkan. Sebelum penampilannya berakhir, saya sudah ngeloyor pergi meninggalkan ruangan untuk shalat Dzuhur. Mengikuti beberapa (banyak) orang yang juga sudah mulai meninggalkan ruangan untuk melaksanakan shalat Dzuhur.

Pelajaran kedua hari ini : kalau mendengarkan rap dan tidak dapat mendengar isi liriknya, jangan ikut-ikut-an tepuk tangan!

Session-Break : Online Activism

Mengemas dan membangun gerakan sosial lewat social media (Sponsored by Nokiaβ„’)

Nara Sumber : dr.Nova Riyanti Yusuf, Raditya Dika, dan bung Enda.

Baru tadi pagi saya mengetahui bahwa Raditya Dika, si kambing jantan, menjadi salah satu pembicara sesi diskusi ini. Weleh.. weleh.. Selama ini hanya pernah mendengar dan membaca tulisannya yang ancur abis! Sekarang bisa bertemu langsung. Jadi penasaran, apakah ia se-ancur itu! Hahahaa…

Secara garis besar, diskusi ini membahas tentang bagaimana membangun gerakan lewat dunia maya. Apa yang perlu diperhatikan agar issue yang kita angkat mendapatkan banyak dukungan. Bagaimana mempertahankan gerakan yang kita buat. Apa issue yang “ngena”. Hingga apa yang perlu dilakukan ketika gerakan yang kita pelopori itu mulai menuai ancaman serta kecaman. Mantab banget!

Saya duduk (lagi-lagi) di bangku paling depan. Jadi bisa dengan jelas melihat “aksi-aksi” Raditya Dika. Memang kelihatan jelas sekali betapa cueknya Radit. Seringkali ia mengacak-acak rambutnya sendiri. Beberapa kali matanya sempat terkantuk-kantuk, tapi ia tidak begitu peduli. Ia mengeluarkan reaksi-reaksi aneh ketika mendengar perkataan dari Noriyu. Dan sesekali ia melambaikan tangannya, membalas lambaian tangan para penggemar yang menonton.

Walau begitu (ancur-nya), Radit memiliki kemampuan komunikasi yang bagus. Memang terkadang kalimat-kalimatnya “nyeleneh”. Tapi langsung menusuk pada titik masalah dan realistis. Jelas dan lugas. Cara menjelaskan yang inspiratif. Beberapa kali sukses membuat saya terkekeh-kekeh tanpa mengurangi bobot penerimaan. Dibalik gaya cueknya, sesekali saya mendapati Radit terlihat berpikir keras. Dan saya salut dengan Radit yang masih memegang idealisme. Ia memilih untuk meninggalkan proyek Miyabi-Miyabi-an demi tanggung jawab moral terhadap para penggemarnya yang masih muda.

Dari Radit saya mendapatkan gambaran bagaimana ia bisa sukses memanfaatkan media online untuk promosi bukunya. Radit bisa dengen jeli melihat celah peluang. Celah ini ia dapatkan setelah memahami karakter mayoritas masyarakat Indonesia. Dan satu lagi, tentu saja, bagaimana berbicara dengan lebih komunikatif.

Diskusi bersama tiga nara sumber (dari kiri ke kanan) : Noriyu, Raditya Dika, dan bung Enda.

Diskusi bersama tiga nara sumber (dari kiri ke kanan) : Noriyu, Raditya Dika, dan bung Enda.

Setelah sesion-break ini berakhir, saya pun langsung pulang. Padahal masih ada acara pengumuman pemenang kompetisi blog. Tapi saya tidak begitu tertarik dan memilih untuk pulang saja. Session-break ini sudah cukup memuaskan saya.

Pelajaran ketiga hari ini : Kalau sedang mendengarkan diskusi dengan Raditya Dika, bersiap-siaplah dengan segala kemungkinan terburuk (baca : ter-aneh!)

One Spirit, One Nation

Inilah jargon acara ini yang melambangkan visi dari panitia. Yaitu menyatukan para blogger Indonesia untuk bahu-membahu memperbaiki bangsa ini.

Untuk Panitia Pesta Blogger 2009

Terima kasih atas acara yang luar biasa bermanfaat!

Lanjutkan perjuangan!

Ditunggu pesta-pesta selanjutnya.

Kesimpulannya

  1. Buat yang tidak bisa datang : “kasian deh loe..” Rugi banget tidak bisa hadir.
  2. Tahun depan datang kudu datang!
  3. Saran untuk panitia “pesta” tahun selanjutnya : Session-break-nya ditambah dong! Keren banget!
Iklan

38 thoughts on “Beginilah Cara Blogger-Indonesia Berpesta! (Liputan Khusus – Pesta Blogger 2009)

  1. sptnya seru sekali mbak….
    dan dr kesimpulan mbak, ak dpt yg nomer satu 😦 nohok bener dah kata2nya…

    kbtlan dl pernah dtng ke acra Raditya Dika di BSM, dan memang sangat aneh mkin tepatnya ajaib….

    but overall nice report… (mengobati penasaran gmn acranya) πŸ™‚

  2. ikut-ikutan gempar ahh,,,
    Whuahhh,,,,keren buanget acarane…
    Sugoii,,,,n__n
    Itu cuma buat yang udah terdaftar jadi anggota kelompok blogger aja ato bebas mbak??

  3. whuuuuaaaa… sumpe.. sumpe.. saya iri ga bisa ikut acara ini….

    point kesimpulan yang nomor satu, hiks.. nusuk bener T_T

    ayo2.. sharing lagi ttg materi yang didapetin

    • Hehe..
      Iya, tulisan ini memang sengaja belum fokus pada isi materi session-break. Rencananya akan dibuat dalam satu tulisan tersendiri. Doakan saja si pemilik blog ini bisa mewujudkan niatannya itu. (lagi sibuk banget di kantor…)

  4. mantap lah πŸ™‚
    aku ga bisa banyak komentar karena belum pernah dateng sebelumnya, jadi ga ada komparator. tapi secara umum, acaranya memang terlalu biasa. I get what I expected, tetapi kurang merasa terhibur. Belum lagi panasnya minta ampun di luar ruang. hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s