Tentang Pencocokan Kejadian Gempa dan Ayat Qur’an (Suatu Kekhawatiran)

2009 Oktober 7
by Putri Chairina

Pernah mendengar/membaca/atau bahkan mendapatkan SMS tentang kecocokan antara waktu kejadian Gempa di Sumatera Barat dengan salah satu ayat Al-Qur’an? Hal ini semisal dengan peristiwa 911, pengeboman WTC, yakni proses “cocok-mencocok-an” antara kejadian dengan ayat Quran.

Awalnya saya merasa takjub dengan kecocokan ini. Takjub mulai dengan mengucap nama-Nya, “subhanallah..”, membuka Qur’an, hingga iseng-iseng ngetes variabel-variabel lain yang mungkin juga cocok dengan ayat Qur’an, selain daripada waktu kejadian gempa. Lalu lama-kelamaan saya berpikir, “eh, metoda ini boleh digunakan tidak ya?” (terima kasih untuk orang-orang yang membuat saya berpikir)

….

Pertanyaan pertama saya,

“jika metoda ini benar, mengapa tidak bisa digunakan untuk SEGALA MACAM kondisi?”

Ya, metoda ini tidak bisa digunakan dalam setiap kejadian. Ia hanya bisa digunakan ketika KEDAPATAN sesuai dengan ayat Al-Qur’an setelah melalui proses “dicocok-cocok-an”. Lah ini mah jadi semacam tebak-tebakan nomor togel. Untung-untung kalau tebakannya benar. (Tapi kebanyakan salah kok. Saya sudah mencobanya. Hehee..)

Pertanyaan kedua saya,

“adakah metoda ini dicontohkan oleh Rasul dan para sahabat?”

Nah, setahu saya, tidak ada kisah para sahabat, tabi’in (generasi setelah sahabat), dan tabi tabi’in(generasi setelah tabi’in) yang mencontohkan hal ini.

Lalu mengapa hasil metoda ini cepat sekali tersebar?

Tampaknya budaya mistik/klenik memang masih kental dalam masyarakat kita. Karena itu begitu hasil “cocok-mencocokkan” ini muncul dan tepat. Lalu kabar ini pun segera tersiar!

Saya khawatir metode ini justru akan membuat Qur’an digunakan sebagai alat untuk meramal kejadian di masa yang akan datang. Semacam apa yang dilakukan peramal-peramal lainnya (baca : Mama Lauraen), tapi kali ini menggunakan ayat Qur’an.

Dan saya juga khawatir, umat Islam malah akan lebih  sibuk meramal daripada beramal.

Jangan sampai kita malah lebih heboh membicarakan kecocokan ini daripada turut menyumbang untuk membantu korban gempa. (menyumbang hanyalah salah satu bentuk “bantuan”. Ada bentuk-bentuk “bantuan” yang lain.)

Sudahkah anda menyumbang, saudaraku?

Wallahu’alam bish-Shawab.

Sungguh ilmu saya masih dangkal.

Dibawah ini artikel yang menjelaskannya.
Semoga bermanfaat.

Diambil dari :
SMS Beredar Tentang Gempa dan Ayat
http://www.nahimunkar.com/sms-beredar-tentang-gempa-dan-ayat/

Baca juga penjelasan dari ustadz Ahmad Syarwat :

http://warnaislam.com/syariah/thaharah/2009/10/9/29880/Jam_Gempa_dan_Nomor_Ayat_Quran_Kok_Tidak_Cocok.htm

=======================

SMS Beredar Tentang Gempa dan Ayat

Terjadinya gempa di Sumatra menimbulkan peristiwa-peristiwa yang mengiringinya. Di antaranya beredar SMS (pesan singkat lewat telepon seluler) yang tampaknya beredar luas, karena ada yang sampai bertanya ke radio da’wah. Dalam pembicaraan di masyarakat pun beredar.

Isi SMS:

Asslmu’lkm.SUBHANALLAH. Gempa 1 di Padang tjd pd pkul 17:16. gempa 2 pukul 17:58 dan gempa 3 pukul 08:52 segera lihat AL QUR’AN, cocokan no surat & ayat di atas.

Dari +62853290033xx, 04-10-2009, 21.26

Kalau mendapat SMS seperti itu, perlu diingatkan:

Cara melihat Al-Qur’an, memahaminya, mentadaburinya tidak dengan cara seperti itu. Itu cara dukun ramal yang mencocok-cocokkan saja. Kebetulan dianggap pas,tetapi malah jadi fitnah baru. Karena membuat metode dukun diangkat ke Islam. Maka jangan dilakukan ya!

Ummat Islam hendaknya berhati-hati ketika berbicara mengenai agama, Al-Qur’an, As-Sunnah, Aqidah –Tauhid, Fiqih – hukum-hukum Islam dan hal-hal yang memerlukan pembahasan secara detail, mendalam. Kecuali kalau hanya berbicara tentang hal-hal secara umum, misalnya mengajak: Ayo kita membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah, ayo kita shalat berjama’ah, ayo kita berlaku jujur, adil, tidak menyakiti dan sebagainya yang sifatnya umum belaka.

Kalau sudah bicara hal-hal yang detail atau mendalam, misalnya tentang merujuk ayat Al-Qur’an surat apa ayat berapa maksudnya apa dan sebagainya, kita serahkan kepada ahlinya. Dan ketika kita tidak tahu maka ada suruhan agar bertanya kepada ahli ilmu.

فَاسْأَلُواْ أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“…maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.” (QS An-Nahl/ 16: 43 dan QS Al-Anbiyaa’/ 21: 7).

Benarlah nasihat yang mengatakan, ber-Islam itu tidak cukup hanya semangat saja, tetapi harus dengan ilmu (agama). Untuk memiliki ilmu (agama) maka harus bersungguh-sungguh menuntut ilmu itu kepada ahlinya.

Di saat kesadaran Ummat Islam relative agak meningkat di antaranya karena diingatkan oleh bencana-bencana, kadang semangat yang lagi meningkat itu terjebak oleh cara-cara pemahaman yang tidak sesuai dengan Islam. Akibatnya, SMS yang sebenarnya menyesatkan karena metodenya dalam cara merujuk kepada Al-Qur’an tidak benar (yakni nomor surat dan ayat dicocokkan dengan jam dan menit terjadinya gempa) itu justru di mana-mana dipegangi orang.

Semoga hal-hal semacam ini dapat dijelaskan oleh para ahlinya, hingga tercegah meratanya ajaran yang tidak benar.

9 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Oktober 7

    segala sesuatu yang terjadi telah tertulis lengkap didalam kitab suci al-qur’an.

    segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini pun telah ditetapkan olah sang pencipta kita,
    Subhanallah….
    musibah bencana alam ini bukanlah kebetulan, tetapi bencana ini adalah ketetapan dari kehendak Allah SWT.
    karena hanya dialah penguasa dan juga maha mengetahui…

    bencana ini merupakan teguran kepada kita, bencana ini juga sebagai pertanda bahwa Allah masih sangat menyayangi kita…
    Allah memberikan teguran seperti ini agar kita bisa lebih taat serta lebih mendekatkan diri kepada-Nya.

    sungguh Allah adalah maha Kuasa…
    Rumah Murah

  2. 2009 Oktober 12

    Jawaban ilmiah untuk masalah ini Alhamdulillah telah kami posting dalam artikel berikut. silakan di cek di sini :

    http://kautsarku.wordpress.com/2009/10/11/hukum-menghubungkan-waktu-kejadian-gempa-dengan-ayat-ayat-al-quran/

    semoga bermanfaat.

    • 2009 Oktober 12

      Ada juga referensi dari Ustadz Ahmad Sarwat disini :
      http://warnaislam.com/syariah/thaharah/2009/10/9/29880/Jam_Gempa_dan_Nomor_Ayat_Quran_Kok_Tidak_Cocok.htm

  3. 2009 Oktober 12

    wah, makasih mbak pucha atas sharingnya…

    orang indonesia emang sering nyocok2in berbagai kejadian :)

    • 2009 Oktober 13

      kembali “makasih”…

  4. 2009 Oktober 13
    ahnku permalink

    diskusi efisiensi kertas ada di http://ahnku.wordpress.com/2009/10/11/cintai-lingkungan-dengan-efisisensi-kertas/

    • 2009 Oktober 13

      Hohoo..
      walau tidak ada hubungan dengan tulisan saya, tapi tetap saya komentari deh.. Soalnya menarik juga nih.
      Iya, saya juga selalu menyimpan kertas hasil print gagal. Karena halaman yang dibaliknya masih bisa digunakan dikemudian hari. ;)

  5. 2009 Oktober 22

    like this! =D

  6. 2009 November 13

    kita harus hati2 thd semua ini.
    jgn sampai kita berbuat syirik.

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS