Langsung ke isi

Mengatasi Drive C (Operating System) yang Penuh

April 14, 2009

full

Pernah merasakan rewelnya Windows ketika isi di drive C (Operating System) penuh? Biasanya sebentar-sebentar akan muncul peringatan agar bahwa drive C sudah penuh.

Engg….

Padahal program yang sudah ada tidak mungkin dihilangkan (karena masih akan dipergunakan) dan penambahan program baru pada PC adalah hal yang amat mungkin terjadi. (apalagi bagi kamu-kamu yang bergerak di dunia IT. Coba aplikasi baru.. coba bahasa baru.. coba games baru.. ups!)

Berikut ini adalah beberapa tips untuk “melegakan” drive Operating System kita : (hanya berlaku untuk pengguna Windows)

Buang Software yang Sudah Tidak Berguna

Uninstall program-program yang sudah tidak terpakai lagi. Misalkan untuk yang baru selesai mengerjakan TA (tugas akhir) dan menggunakan Matlab. Tahulah betapa Matlab itu menuntut banyak “ruang”. Maka hapus sajalah Matlab dari PC jika memang sudah tidak digunakan. Ini permisalan loh..

Kalau sudah dibuang-buang-in, periksa kondisi drive C. Apakah sudah memenuhi kebutuhan? Kalau belum, lanjut ke tips selanjutnya.

Hilangkan file temporary Windows

Hapus file-file pada folder C:/Temp.

Hapus isi Recycle Bin

Terkadang saya terhenyak melihat isi Recycle Bin saya. Hapus sajalah! Sudah tidak dipergunakan.

Hapus file Temporary IE

Buka Internet Explorer->Tools->Internet Options-> Delete Temporary Internet Files.

Sudah cukup lega?

Kalau belum, kita lanjutkan..

Buat Mounted folder

Mounted folder adalah folder pada suatu drive yang dapat diakses oleh drive lainnya. Misalkan kita sudah membuat folder F:/Mounted from C” pada drive F, maka ketika drive C sudah penuh namun masih diperlukan “ruangan” penyimpanan, secara otomatis file tersebut akan disimpan di mounted drive (F:/Mounted from C”). Gambar icon mounted folder pun berupa “drive”, bukan gambar icon “directory”.

Langkahnya membuat mounted folder:

  • Partisi hardisk. Buat drive baru yang kosong. Beri nama “Mounted Drive”. (yang lain juga boleh sih..)
  • Buka Control Panel -> Administrative Tools -> Storage -> Disk Management.
  • Klik kanan/kiri pada drive C (OS).
  • Klik Change Drive Letter and Paths.
  • Klik Add. Tunjuk folder yang akan didedikasikan sebagai Mounted folder (buat folder baru), misalnya nama foldernya “Mounted From C”. Klik OK.

Sedangkan untuk menghilangkan mounted folder semisal dengan cara di atas. Perbedaannya adalah pada “klik Add“. Bukan “klik Add” melainkan “klik Remove“.

Gunakan Acronis Disk Management (berbayar!)

  • Partisi harddisk. Buat drive baru yang kosong. Kapasitas pada drive inilah yang nantinya akan “diambil” oleh drive C (OS).
  • install Acronis. Restart PC.  Masuk Acronis.
  • Klik Wizards -> Increase Free Space -> Pilih drive yang ingin diperbesar kapasitasnya (akses ke drive ini akan dikunci) -> Tentukan ukuran drive C yang baru (Karena sudah drive baru sudah didedikasikan sepenuhnya untuk “pelebaran” drive C, maka atur ukuran drive C yang baru sampai “Maximum Partition Size”) -> Periksa sudah benar atau belum -> Finish -> Commit (lambang bendera).

Terakhir, beli Harddisk baru!

Sekarang kan harganya sudah agak murah.. Hihihi..

Ada tambahan tips untuk masalah ini?

———————

TERTARIK UNTUK PASANG IKLAN DI BLOG INI?

Buka halaman berikut. Klik disini.

———————

14 Komentar leave one →
  1. April 18, 2009 23:44

    Nice info. :-D
    Thanks

  2. April 19, 2009 10:53

    saya tidak tahu sebegitu repotnya pengguna windows harus menghadapi masalah virtual memory yang penuh. Tapi terimakasih atas infonya, soalnya saya sangat awam dengan sistem operasi windows. ;)

  3. salmanmnoor permalink
    April 24, 2009 10:12

    Sore…….
    nambah sedikit, penuhnya drive C: bisa jadi juga disebabkan oleh paging file (swap, kalo di linux), nah saya punya kebiasaan (baik tentunya), aku buat virtual memory / paging file – sorry kalo salah nulis – pada drive selain C, sehingga disamping menambah RAM dengan gratis, drive C juga gak dipenuhi files2 chaces – sorry lagi kalo salah lagi.

  4. Feddy permalink
    Juli 24, 2009 16:28

    Wah..aq ketinggalan..
    dari kemaren2 nyari2 caranya tanpa harus nge-format lg (coz baru diformat,terus abis dinstalin macem2, dapet hardis(telat))…
    Makasi banyak buat infonya y…
    belum dicoba si..he4
    Aq coba ya…

  5. September 26, 2009 11:44

    Semoga, pusing q ilang, jadi nga bayar bwat intal ulang….

  6. Januari 5, 2010 15:30

    hmm kalo misalnya data di c 10 gb trus ditambah jadi 20 gb bsa gak ya ?

  7. agustyo permalink
    Maret 5, 2010 09:47

    klau Gambil kapasitas disk C dari E,D bisa gak om tanpa meformat system windows (Pke Partisi magiq)

  8. suryono permalink
    Februari 16, 2011 04:50

    Terima kasih atas artikelnya, Patut dicoba tuh..

  9. toto permalink
    April 20, 2011 01:36

    thanks bro……………., membantu bget…………
    sukses slalu…………….

  10. whyvina permalink
    Mei 25, 2012 03:52

    wah aku awam bgt ma komputer…ku serahkan aj deh ma ahlinya…tp makasih infonya…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 167 pengikut lainnya.